Tuesday, January 23, 2018

Ya Alloh, Kami Datang Memenuhi PanggilanMu (2)

Madinah Al Munawwaroh

Sebagaimana yang sering dikatakan oleh Muthowwif, bahwa kota Madinah adalah kota yang didoakan Rosululloh. Terlihat kerapian dan keberkahan kota ini, serba teratur dan terlihat lebih "hidup" dibandingkan dengan Mekkah Al Mukarromah.

Kami sampai di Madinah pada hari Kamis malam, sekitar pukul 19.00 waktu setempat. Setelah menaruh barang-barang, kami putuskan untuk sholat di Masjid Nabawi. Angin kencang dan dingin. Suhu pada waktu Subuh mencapai 13 derajat celcius.


Nizar sampai di hotel dalam keadaan tidur


Pagi harinya Jumat, 12 Januari 2018 agenda Ibu-ibu ke roudhoh, ziarah ke makam Rosululloh, Umar dan Abu Bakar. Disini antri banget ya, orang Melayu dapet giliran terakhir untuk masuk Roudhoh. Alhamdulillah bisa sholat dan berdoa di Roudho.Lagi rame banget orang Arab karena musim anak liburan disana, sehingga kata mbak muthowwifah kita antri mendekati pintu tutup saja menjelang jumatan.


Ini adalah tempat Bilal adzan, yang di atas itu. 


Sepulang dari roudhoh, ternyata Nizar lesu, nggak mau makan karena badannya anget. Mungkin kecapean, suhu dingin dan butuh istirahat. Alhamdulillah udah bawa beberapa obat dan dari rombongan ada ibu dokter, jadinya Abi dianter beli obat. Mukanya nggak ceria :(




Al Baik yang fenomenal, isinya 4 potong ayam goreng, kentang, dan burger tanpa isi daging. Alhamdulillah ustadz Muthowwif nya buka PO, sehingga jamaah gak perlu antri untuk mendapatkan AlBaik ini.



 Nizar masih sakit, dibeliin mainan supaya mau main dan ceria lagi ^^
Main-main di kamar saja nggak ikut city tour Madinah.



 Salah satu pintu di masjid Nabawi 


 Nizar masih agak lesu, tapi Alhamdulillah dah nggak anget lagi


 Berjemur di pelataran Masjid Nabawi


 Menuju pasar tumpah, keluar dari gate 13. Lumayan beli kacang, oleh-oleh dan souvenir.


Bir Ali, tempat miqot untuk jamaah yang ke Madinah dulu, baru Mekkah.

Belum sempet foto di dalam masjid, karena saat di Madinah Nizar anget dan sempet muntah, jadi lebih banyak berdiam diri di kamar hotel. Semoga bukan yang terakhir, aamiiiin...

Monday, January 22, 2018

Ya Alloh, Kami Datang Memenuhi PanggilanMu

Alhamdulillah Alhamdulillah Alhamdulillah...

Segala Puji dan Syukur kehadirat Alloh yang telah memberikan kami kesempatan untuk berkunjung ke Baitulloh awal tahun 2018 ini.
Berawal dari follow akun FB pak Mustafa Musjeng Kamal yang merupakan salah satu dari founder Musahefiz Tour n Travel, kami selalu mantengin kalo ada promo umroh backpacker. Dari situlah Alhamdulillah akhirnya kami booking seat untuk ikut ubepe tgl 8-15 Januari 2018 kemarin. Awalnya kami hanya transfer seharga tiket untuk bertiga, kemudian pelunasan dilaksanakan bulan Desember 2017. Sempet maju mundur cantik mengingat kondisi keuangan yang pas-pasan di bulan Desember kemarin, tapi Alhamdulillah, Alloh mudahkan langkah kami. Biidznillah, kami berangkat bertiga untuk memenuhi panggilan Alloh...

Senin, 8 Januari 2018
Kami berangkat dari rumah sekitar pukul 04.00 pagi,,dengan membawa 2 koper besar dan kecil, plus sling bag yang dibawa abi. Alhamdulillah no drama, kak Qonita n kak Aufa nganterin dan say goodbye gak pake drama, pinter ya Kak masyaAlloh...
Sesampainya di bandara kami berkumpul di tempat yang telah dijanjikan di grup WA, yaitu depan AW terminal 2D. Nizar seneng banget jalan2 dan naik mobil polisi di bandara.



Setelah semua berkumpul, dimulailah proses check-in yang dipimpin tour leader kita, yaitu Bapak Irfan. Alhamdulillah semua berjalan lancar tanpa ada kendala yang berarti. Rombongan menuju Singapore dengan menggunakan pesawat JetStar, dimana sistem bagasi juga bareng-bareng kuotanya. 



Singkat cerita sampailah kami di bandara Changi Singapore. Alhamdulillah dalam perjalanan Nizar kooperatif dan gak rewel. Sempet mau cari makanan di Changi, tapi karena kuatir kehalalannya, maka kita tunda dulu acara makannya, wkwkwk. Yang penting foto2 dulu :D




 Tak terasa waktu berlalu begitu cepat dan tibalah waktunya kami naik pesawat Saudia Airlines untuk bertolak menuju Jeddah. Perjalanan sekitar 9jam di pesawat, dimana perbedaan waktu Saudi dengan Indonesia adalah 4 jam lebih akhir daripada Indonesia. Alhamdulillah, selalu bersyukur, Nizar dapet tempat duduk yang longgar, dan ada seat kosong buat bobok.




Alhamdulillah makanan di pesawat juga enak dan bergizi, nyem nyem...
Tibalah waktunya Abi pakai kain ihrom karena kita akan mengambil miqot di pesawat. Sebelum miqot, ada pengumuman di pesawat bahwa sebentar lagi miqot dan ditunjukkan di layar monitor/tv di depan masing-masing (sayang nih gak difoto). 
Bapak-bapak segera berganti kain ihrom untuk ambil miqot di Qornul Manazil. "Labbaik Allohumma 'Umrotan"... Ya Alloh, kami datang memenuhi panggilanMu untuk melaksanakan ibadah Umroh.



Selasa, 9 Januari 2018
Sampai di Jeddah sekitar pukul 01.00 pagi dan kita disambut oleh Muthowwif yaitu Ust. Izdihar yang merupakan mahasiswa S2 dari Universitas Madinah. Kita ambil bagasi dan menuju hotel Taima Al barakah di Mekkah. Kemudian bersiap lagi jam 2 untuk menyelesaikan prosesi umroh. 
Pertama kali melihat Ka'bah masyaAlloh rasanya tak terlukiskan dengan kata2, bahagia, haru, sedih, bercampur jadi satu, air mata tak terbendung melihat keagungan Alloh. Teringat perjuangan Ibunda Hajar saat mencari air untuk Nabiyulloh Ismail. Berlari-lari menuju bukit Shofa dan Marwah, tak sebanding dengan kita yang "hanya" bolak balik dengan keadaan sekitar banyak air dan dingin. Alhamdulillah Nizar antengg banget, diajak thowaf lama2 tidur di gendongan, berasa pegel banget akhirnya putaran Sa'i ketiga tukeran sama Abi. Alhamdulillah semua berjalan lancar, hingga lupa gak foto2 bukit Shofa n Marwahnya, wkwkwk.




Foto-foto selepas Subuh pertama di Masjidil Haram

Oh ya di Mekkah suhu selepas subuh waktu itu adalah 21 derajat celcius. Dinginnya biasa tapi di bibir berasa sangat kering, harusnya rajin-rajin olesin vaselin yang untuk bibir dan juga kulit biar gak kering. Tapi berhubung pas mau umroh itu belum pernah tau apakah vaselin nya berbau apa nggak, jadinya gak berani pakai apa-apa karena takut membatalkan ihrom, wkwkwk. Walhasil bibir jadi kering banget n berasa tebel :(

Selepas prosesi umroh selesai, jamaah dipersilakan untuk istirahat (acara bebas untuk memperbanyak ibadah). Nizar istirahat gak keluar2 kamar kecuali untuk makan dan solat berjamaah di masjidil Haram.

Rabu, 10 Januari 2018
Hari ini agendanya adalah city tour Mekkah. Alhamdulillah Nizar sehat jadi kita bisa ikutan city tour. Beberapa jamaah tidak ikut karena mempersiapkan fisik menuju Madinah, ada juga yang lebih memilih beribadah di masjidil Haram.



Nizar seneng banget lihat banyak burung disana


Di belakang kami adalah Jabal Tsur, tempat dimana Rosululloh bersembunyi pada saat mau hijrah ke Madinah. 


Di belakang itu adalah Jabal Rahmah, tempat dimana Nabi Adam bertemu dengan Hawa. Nizar bobok di bus, tapi berhubung sayang gak turun, Nizar digendong aja trus foto-foto, lama-lama bangun juga :D


Foto di depan bus


Ini adalah tanda dimulainya Arofah



Muzdalifah 


Arofah


Masjid Ji'ronah. Tempat miqot untuk jamaah yang ingin melaksanakan umroh lagi.


Jabal Nur, di sebalik gunung tersebut terdapat Gua Hiro', tempat Rosululloh berdiam diri dan mendapatkan wahyu pertama kali.

City tour selesai sebelum dzuhur, jadi  bisa solat dzuhur berjamaah di masjidil haram. Siang istirahat sebentar di kamar, sore menjelang maghrib kita melaksanakan thowaf sunnah, biar dapet maghrib n isya di masjidil haram. Alhamdulillah bisa foto-foto.

Kamis, 11 Januari 2018

Berhubung ini adalah hari terakhir di Mekkah, Bismillah pengen sholat di Hijr Ismail. Alhamdulillah Nizar udah bangun jam 2 pagi, tinggal kasih makanan n ganti baju, bergegaslah kita berangkat ke masjidil Haram. Nggak tau kenapa sesampainya disana pintu masuk untuk thowaf sedang ditutup, jadilah kita masuk sekitar pukul 03.30 dan kondisi sudah agak rame. Tapi biidznillah, Alhamdulillah bisa masuk dan sholat di Hijr Ismail, meskipun pas sholat pertama kedorong dan akhirnya mulai lagi sampai selesai sholat. Nizar nungguin sambil duduk di Hijr Ismail sama Abi. Alhamdulillah anteng.


Nizar nungguin Ummi lagi sholat di Hijr Ismail


Maqom Ibrahim, tempat Nabiyulloh Ibrahim berdiri, di dalemnya ada jejak kaki Nabi Ibrahim.


Thowaf sunnah, Nizar digendong Abi



Ngemil di masjidil Haram, sambil nunggu adzan Subuh. Laper habis thowaf ^^



Mendekati Perpustakaan Masjidil Haram







Lihat burung setelah dari Masjidil Haram menuju hotel.

Bersambung yaa untuk yang di Madinah, biar gak kepanjangan ^^







Tuesday, December 3, 2013

DL ke Bali

#Day 1
Alhamdulillah setelah sekian lama, akhirnya dapet giliran DL ke Bali, setelah tukeran sama mb Mur (makasih ya mb, hehe). Berangkat tanggal 26 pukul 09.45. Perbedaan waktu di Jakarta dan Bali adalah sekitar 1 jam. Jadi kami sampai di Bali sekitar jam 13.00 WITA. Perjalanan yang menyenangkan, melihat pantai dari pesawat yang luar biasa indah. Subhanalloh, ciptaan Alloh yang begitu sempurna. Sesampai di bandara kami dijemput oleh mas Nyomen yang asli Bali, langsung dianter ke Discovery Kartika Plaza Hotel. Karena mas Nyomen cukup sibuk, jadi cepet-cepet deh balik ke kantor udah dipanggil pak bos :D

Siang setelah solat dan istirahat di kamar, kami langsung capcus ke Discovery mall untuk makan siang. Menunya ayam betutu. Trus lanjut dah jalan-jalan ke pusat oleh-oleh Krisna dan Joger.

Setiap pengunjung ditempelin stiker yang menandakan nomor rombongan untuk diisikan ke formulir yang didapatkan setiap belanja seratus lima puluh ribu rupiah. Aneka macam oleh-oleh ada di Krisna, seperti kacang disco, salak gula pasir, pie susu, minyak aromaterapi, baju-baju, bedcover, kain pantai, dan masih banyak lagi souvenir lainnya.

Selesai dari Krisna, lanjut ke Joger buat mbeliin titipan mb Candra. Kami nggak beli apa-apa, cuma teh Etty yang beli gantungan kunci. Selesai dari Joger, kami kembali ke hotel untuk mandi dan solat.

#Day 2

Hari kedua waktunya berkunjung ke KPKNL Singaraja. Karena kami menginap di Denpasar, jadi pinjem mobil temennya bu Ayu plus sopirnya untuk nganterin ke Singaraja. Setelah sarapan, sekitar pukul 7.30 kami berangkat menuju Singaraja. Subhanalloh, indah banget pemandangannya. Lewat Bedugul, dingin, gerimis, dan jalan berkelok-kelok bikin agak pusing. Alhamdulillah ada permen dan fresh care, lumayan mengurangi mual. Setelah sekitar 3 jam naik mobil, akhirnya sampai juga di kantornya.






Sepi banget kantornya karena berbarengan dengan agenda Rakorda di Denpasar. Karena sepinya, makanya foto-foto di ruang pelayanan :D Cuma ada satu stakeholder dan langsung ditodong buat ngisi kuesioner. Setelah keliling-keliling mengamati ruangan kantor dan berdiskusi dengan Kasubbag Umum dan Kasubbag HI, kita diajak makan siang di pinggir pantai. Asyiknya :D


Selesai makan siang, solat, kami berpamitan. Dalam perjalanan pulang, kami mampir ke Tanah Lot.HTM ke Tanah Lot hanya sepuluh ribu rupiah saja, cukup murah meriah :D 



Alhamdulillah seneng bisa lihat pantai. Konon katanya ada ular suci di Tanah Lot ini. Berhubung pakai sepatu kerja, jadi takut mau jalan ke arah gua dimana ular itu bersemayam. Takut kepleset :D
Melanjutkan perjalanan pulang ke hotel, sekalian mampir makan malam di RM Taliwang Bersaudara. Lupa nggak difoto :D

#Day 3

Hari ini murni jalan-jalan aja. Pagi-pagi setelah solat subuh dan siap-siap, kami menuju ke pantai Kuta di belakang hotel. Niatnya buat sambut sunrise, eh ternyata salah, mentari muncul dari belakang kami :p Kata temen, harusnya kalau lihat sunrise tuh di Sanur, nah sunset baru di Kuta. Ya nggak papalah, yang penting foto-foto :D

Setelah dari pantai berjalan-jalan secukupnya, kami sarapan dan bersiap keliling lagi nyari oleh-oleh. Berjalan menyusuri toko-toko kecil di sepanjang jalan, nggak jelas mau nyari apaan :D Karena kecapean, akhirnya memutuskan untuk beli oleh-oleh lagi ke Krisna. Kali ini Krisna yang agak deket dari hotel dan lebih gede. Setelah puas berbelanja, makan siang lagi ke Discovery Mall. Memilih menu yang halal, maka pilihannya adalah AW, makan ayam. Khawatir kalau masakan yang lain-lain tercampur babi dan sejenisnya, karena di pinggir-pinggir jalan banyak banget babi guling. Hi ngeri deh :D

Setelah makan siang masing-masing beristirahat. Nggak lama lanjut lagi deh jalan. Menyusuri jalan tol yang membelah lautan. Konon kata temen, tol itu adalah tol terpanjang yang berada di tengah laut. Keren banget pokoknya, tapi nggak bisa foto karena katanya kalau ada kendaraan berhenti di tengah jalan dan sedang ada razia akan ditilang :(

Tujuan berikutnya adalah GWK. Penasaran banget apa sih GWK itu, ternyata Graha Wisnu Kencana. Isinya benteng dan patung-patung. Lumayan juga HTMnya 40ribu per orang. Disana bisa lihat sunset. Tapi berhubung udah terlanjur masuk, kelewat lagi deh sunsetnya, heboh nonton tari kecak :D  









Setelah capek berkeliling di GWK, lanjut makan malam di pinggir pantai Jimbaran. Menikmati angin malam di tepi pantai ditemani ikan kerapu bakar dan cumi goreng tepung :D

#Day 4

Hari terakhir di Bali dalam DL ini, pagi-pagi berangkat dari hotel. Jam 5an minta invoice hotel, ngambil sarapan dan bersiap-siap check out. Naik taxi menuju bandara. Gerimis mengiringi langkahku pulang bersama kenangan indah di Bali.

See you next time Bali :)